<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148</id><updated>2011-04-22T08:59:11.804+07:00</updated><title type='text'>Catatan Catatan</title><subtitle type='html'>Aku harus memakai ini, untuk menandai satu babak kehidupan kita, sesuatu yang selalu membuat kita gampang bertanya: "Kok bisa begitu, ya?" Makassar, 1994</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-114097013829132029</id><published>2006-02-26T22:58:00.000+07:00</published><updated>2006-03-02T16:17:42.683+07:00</updated><title type='text'>SELAYAR DAN SAJAK LAMA</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/1600/selayar3.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 260px; CURSOR: hand; HEIGHT: 175px" height="192" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/320/selayar3.jpg" width="267" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengenang Selayar adalah mengenang kampung-kampung di bibir pantai, seperti tampak pada gambar di samping. Juga mengenang bagaimana pergulatan hidup para nelayan yang berpusar pada siklus dua musim, musim barat dan musim timur. Pada musim-musim Timur dimana laut selat Makassar akan tenang, adem, tenteram, hampir-hampir tak ada masalah bagi mereka. Tapi sebaliknya, ketika musim Barat tiba, antara akhir September sampai akhir Februari, gelombang akan bergulung-gulung memukuli garis pantai disertai hujan berangin yang bisa menerbangkan atap-atap seng rumah-rumah panggung, para nelayan akan berdiam di rumah, bergemul sarung, berkumpul merokok dan berbincang dan tentu saja bekerja bakti memperbaiki kampung dan terutama musholah mereka. Masa musim Barat adalah masa menganggur (masa dimana kekerabatan dijalin kembali, disegarkan).&lt;br /&gt;Tapi tentu saja ini hanya tafsir dari dua-musin siklus hidup nelayan Selayar. Musim Timur adalah masa untuk bekerja membereskan urusan perut dan bersifat individual domestik dan musim Barat adalah masa untuk menyegarkan rohani dan bersifat sosial publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kenangan&lt;br /&gt;pada kampung-kampung yang jauh&lt;br /&gt;pada rumah panggung rapuh beratap seng&lt;br /&gt;pada otot berkilat para nelayan&lt;br /&gt;pada gemuruh gelombang memukul-mukul harapan pada pantai&lt;br /&gt;dan kesiur angin tak kenal kasih, di musim barat&lt;br /&gt;        adalah denyut bagi napasmu, selalu&lt;br /&gt;(sama dan sebangun dengan desis pentium dan hamburan milyar gigabita dalam transaksi data dan suara tak henti di depan-mu, kini)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-114097013829132029?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/114097013829132029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=114097013829132029' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/114097013829132029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/114097013829132029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2006/02/selayar-dan-sajak-lama.html' title='SELAYAR DAN SAJAK LAMA'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-112965227514228919</id><published>2005-10-18T23:11:00.000+07:00</published><updated>2006-02-25T22:15:04.113+07:00</updated><title type='text'>SURAT ENTAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/1600/book2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/320/book2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Catatan Ketiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-kukirimkan Gabriel Marquez&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/1600/24228_786.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adik, lagi ‘ngapain.&lt;br /&gt;Masihkah kamu meraba-raba ‘suara dari relung tersembunyi’ itu ?&lt;br /&gt;Kali ini aku kirimkan kumpulan cerita Bon Voyage Mr. President, dari Gabriel Garcia Marquez, penulis asal Columbia dan memenangkan nobel sastra 1982. Sayangnya saya cuma bisa mengirim edisi Indonesia-nya yang baru terbit. Kukira, engkau akan menyukai Marquez, soalnya penyair Columbia ini sudah banyak sekali diulas oleh jurnal-jurnal sastra di sini ; saya kira yang paling berjasa memperkenalkan sastra amerika latin belakangan adalah Nirwan Dewanto, melalui majalah Kalam. Dan kamu tentu sudah membacanya, bukan. (Jangan cuma baca Ayu Utami).&lt;br /&gt;Mengapa Marquez, karena menurutku penting untuk engkau cermati “gaya” dan “struktur” ceritanya. Juga kepadatan bahasanya, meskipun dalam terjemahan. Atau spirit pemberontakan dunia ketiga yang melingkupi karya-karyanya. Karyanya yang lain yang segera terbit dalam indonesia adalah One Hundred Years of Solitude. Nanti aku kirimkan juga. Maksudnya supaya kita bisa berdiskusi dan membicarakannya bersama-sama ; selain tentu saja juga membicarakan hujan, gerimis, fort rotterdam, gerakan perempuan dan soal-soal yang menyangkut “getaran dari ruang tersembunyi” itu. Ya, kan, adik ?&lt;br /&gt;Saya sangat menyukai cerita kedua, pada halaman 49. Bagaimana seorang yang begitu pandai menyembunyikan perasaan hati atas seorang gadis yang dijumpainya dalam perjalanan singkat, dalam sebuah penerbangan ke NY. Oh, ya, cerita-cerita soal NY, kamu tentu ingat Saman, bagaimana Laila menunggu dan berilusi bahwa Saman akan hadir di Central Park…tempat itu memang romantik. Taman / hutan di tengah kota NY yang beringas itu, romantis sekali, dik. Saya sempat ke sana sekali, Nopember kemarin, untuk antara lain mengkonformasi informasi Ayu yang saya baca pada April 98 (saya baca Saman edisi perdana). Dan karena itu juga saya sangat tertarik dengan kota itu, sampai saya juga selalu nulis itu. Setidaknya ada dua cerpen menyinggung NY. Satu saya kirim sekarang, sedang yang lainnya pernah saya kirim (dimuat ?) KIBAR. Oh ya, apa KIBAR masih terbit ?&lt;br /&gt;Juga ada sebuah puisi, tapi kutulis sebelum ke sana :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa kabar,&lt;br /&gt;di depan rutin yang mendera-dera itu&lt;br /&gt;: meloncat bagai bajing dari subway ke subway&lt;br /&gt;dari konperensi, rapat, nonton dan menulis&lt;br /&gt;lalu ke dapur mengiris kentang&lt;br /&gt;atau memesan tempat di salon&lt;br /&gt;atau menelepon pialangmu di bursa ;&lt;br /&gt;pernahkah kamu terkenang&lt;br /&gt;pada seorang lelaki yang mencintai ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“apa perlu ?” tulismu pekan lampau&lt;br /&gt;“aku dapat memesan kenyataan&lt;br /&gt;dari love facs service,&lt;br /&gt;murah dan afektif, dan di sana&lt;br /&gt;aku tak sendiri&lt;br /&gt;-- dan kenangan :&lt;br /&gt;itu tidak produktif, sebab aku tidak bekerja&lt;br /&gt;sebagai seniman&lt;br /&gt;dan di sini new york bukan bandung bukan soppeng&lt;br /&gt;tempat sang waktu dapat melamun dan bermimpi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sorry aku salah duga&lt;br /&gt;kukira aku pernah nyangkut dalam mimpimu&lt;br /&gt;dan sanggup membawamu ke taman&lt;br /&gt;atau kuburan&lt;br /&gt;: membuat perhitungan dengan waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sajak Surat 2&lt;br /&gt;bagi ines sarasvati, new york)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, adik, kukira kita memang mesti banyak menyerap, untuk selanjutnya kita olah untuk keperluan ekspresi kita. Kamu tentu saja menyukai Pramoedya. Aku ada koleksi lengkap tentang karya-karya dia. Nantilah – karena barangnya langka, aku copykan untuk kamu. Tergantung yang mana yang akan engkau baca terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan aku malas menulis puisi. Jadi kali ini aku hanya mengirim puisi yang pernah kutulis nun 94 lampau, ketika aku merasa bahwa seorang yang jatuh cinta bisa mengalami hal ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti lagu berirama rumba&lt;br /&gt;pernah ada niatku berberita padamu&lt;br /&gt;tentang tangkai bunga karang yang membayang&lt;br /&gt;di dasar samudera yang mengelilingi pulauku&lt;br /&gt;tapi segera kuurungkan, adik&lt;br /&gt;sebab aku tahu kamu tak suka dansa&lt;br /&gt;dan malam-malamku adalah penantian dingin&lt;br /&gt;di sebuah café terpencil&lt;br /&gt;ditemani segelas soda tak tersentuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat-saat seperti ini, adik&lt;br /&gt;engkau pasti berlutut depan altar&lt;br /&gt;menyilangkan tangan mendekap hatimu&lt;br /&gt;menderas firman-firman terpilih&lt;br /&gt;dan mengenang percintaanmu yang pertama&lt;br /&gt;yang membawamu ke dusun-dusun tak bernama&lt;br /&gt;hingga kamu mengerti adenin ada di sini&lt;br /&gt;di sisi sebuah suara tak terkatakan&lt;br /&gt;diantara tuhan dan kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o, angin yang menggigil di luar sana&lt;br /&gt;kerinduankah yang engkau bawa ke reranting bergetar itu&lt;br /&gt;atau suatu percobaan beratus kali&lt;br /&gt;menorehkan tanda dari cinta&lt;br /&gt;yang begitu pandai mencederai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti sebuah lagu tak terkatakan&lt;br /&gt;inilah aku, adik&lt;br /&gt;seorang lelaki di dalam malam&lt;br /&gt;yang tak pernah terucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sajak Tanda Tak Terkatakan)&lt;br /&gt;17.1094&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, gimana. Sekarang kukira kamu perlu pula mengirim tulisan-tulisanmu, kan ?&lt;br /&gt;Sungguh, aku kangen.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;Amy&lt;br /&gt;26/04/99&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-112965227514228919?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/112965227514228919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=112965227514228919' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112965227514228919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112965227514228919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/10/surat-entah.html' title='SURAT ENTAH'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-112463990106825602</id><published>2005-08-21T22:45:00.000+07:00</published><updated>2005-08-21T22:59:00.946+07:00</updated><title type='text'>TENTANG TIKUNGAN JALAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/1600/KAPAI%20KAPAI%20WITH%20TITIEK%202.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 229px" height="266" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/320/KAPAI%20KAPAI%20WITH%20TITIEK%202.jpg" width="175" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku menulis Tikungan Jalan setelah memahami arti kesia-siaan. Sebuah kenyataan yang berbeda dengan kebermaknaan yang selalu kita kejar-kejar itu. (Namun, senyatanya, aku sangat dipengaruhi Lakon Dalam Bayangan Tuhan dari Arifin C. Noer ketika memainkan tokoh Sandek yang di ujung-ujung pertunjukan menyebut diri Sysiphus).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Aku menulis Tikungan Jalan, sebagai representasi persimpangan yang kualami nun dahulu, pada masa-masa "mabuk" saat pilihan untuk menjadi ada atau menjadi tiada tak dapat lagi ditolak. (Namun, senyatanya, aku hanya ingin menumpahkan bayangan gagalnya kisah cinta yang kubangun dengannya).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-112463990106825602?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/112463990106825602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=112463990106825602' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112463990106825602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112463990106825602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/08/tentang-tikungan-jalan.html' title='TENTANG TIKUNGAN JALAN'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-112072609918068603</id><published>2005-07-07T15:34:00.000+07:00</published><updated>2005-08-21T23:09:39.906+07:00</updated><title type='text'>MALAM &amp; KEMERDEKAAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/1600/EDIT%20131.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 141px; CURSOR: hand; HEIGHT: 187px" height="222" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1404/1204/320/EDIT%20131.jpg" width="202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di Tamalanrea, negeri yang engkau sebut 'negeri tak bosan-bosan' itu, kita pernah mendiskusikan kemerdekaan dengan penuh kecemasan. Seakan, kemerdekaan hadir sebagai ancaman nyata bagi eksistensi kita, lantaran dia selalu berbungkus hijau dari seragam tentara. Maklum, kala itu Republik kita dikendalikan oleh para alumni PETA -- militer bentukan pemerintahan pendudukan Jepang -- generasi yang sangat berbeda dengan output politik etik Belanda awal abad yang intelek dan melek buku. Maklum pula, selain aroma militer yang sangat dalam menghunjam sampai sumsum, kita tak ada ruang samasekali untuk bersinggungan secara aktif dengan siapapun di luar sana. Kita memang belum mengenal internet, ketika itu. Yang membentuk kesadaran, sekaligus kecemasan kita, ternyata hanya bahan-bahan dari "dalam" -- dua harian lokal dan beberapa harian nasional dengan para editor tiarap, televisi milik pemerintah dan tentu saja selebaran gelap &lt;em&gt;fotocopian &lt;/em&gt;-- juga buku-buku Pramoedya Ananta Toer. Sementara ruang-ruang diskusi kita dibangun dengan telinga intelijen tertanam dalam-dalam di tulangan betonnya (pembangunan nasional sedang marak, suara berbeda adalah anti pembangunan ; stigmatisasi menjadi alat pembungkam sekaligus pembenar tindakan represif).&lt;br /&gt;Di Tamalanrea, kita cemas tetapi kita terus melawan -- sebentuk pembangkangan tak nyata karena belakangan baru kita sadari betapa tak berartinya kata-kata dan betapa tak bermaknanya pikiran-pikiran yang telah kita kerahkan dengan segenap diri. Bandingkan misalnya dengan yang dilakukan Soekarno dan kawan-kawannya di Bandung dan dimana pun pada paruh pertama abad-20 ketika mereka memperdebatkan Republik. Alur pikir ini kemudian menjadi kecemasan yang lain lagi -- dan kemerdekaan, seperti yang kita hayati kala itu, memang bukan kemerdekaan yang sesungguhnya, melainkan sekadar secuil kebebasan semu untuk menyatakan diri dalam ruang kedap suara bernama Orde Baru.&lt;br /&gt;Dan malam-malam kita, malam penuh gigil gairah itu, tak sanggup menolak kenyamanan listrik gratis di Ramsis, yang selalu kita anggap sebagai hal yang sudah semestinya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-112072609918068603?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/112072609918068603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=112072609918068603' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112072609918068603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112072609918068603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/07/malam-kemerdekaan.html' title='MALAM &amp; KEMERDEKAAN'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-112041381802350572</id><published>2005-07-04T00:59:00.000+07:00</published><updated>2005-07-04T01:05:16.533+07:00</updated><title type='text'>MUSIM BELUM BERGANTI</title><content type='html'>gigil yang engkau kirim lewat getar udara,&lt;br /&gt;membawa sunyi tak habis-habis&lt;br /&gt;-- juga gelisah yang tak teraba&lt;br /&gt;seperti bayang yang berkelebat nyata namun maya&lt;br /&gt;seperti sesuapan cinta yang alpa dikunyah&lt;br /&gt;bagi lapar menggelapar&lt;br /&gt;di luar, musim belum lagi berganti&lt;br /&gt;(june,10,2005)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-112041381802350572?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/112041381802350572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=112041381802350572' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112041381802350572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/112041381802350572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/07/musim-belum-berganti.html' title='MUSIM BELUM BERGANTI'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111946182166902272</id><published>2005-06-23T00:37:00.000+07:00</published><updated>2005-08-21T23:16:22.660+07:00</updated><title type='text'>TAMALANREA, MAKASSAR</title><content type='html'>&lt;a title="click to read entry" href="http://nyonri.blog-city.com/read/508290.htm"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/THE%20GOLPUT%20SPEECH.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 139px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 192px" height="213" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/THE%20GOLPUT%20SPEECH.jpg" width="159" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nun jauh dahulu, aku melewatkan begitu banyak hari di Tamalanrea, kampus Universitas Hasanuddin itu. Semua, kini, telah menjelma kenangan. Dan aku menulis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dapat kita kenang di Tamalanrea, Inung, selain sebuah kisah yang kandas? Sekelumit perjalanan yang perih, seperti tengger burung-burung di rimbun bambu yang senantiasa bergesekan menimbulkan bunyi ngilu tak habis-habis. Atau kecipak air danau yang setiap tahun menelan korban -- tempat kita biasa mempertengkarkan hal-hal sepele, juga wilayah merdeka bagi kita untuk berciuman selepas kuliah sore hari. Ya, apa yang dapat kita kenang selain sebuah pendakian melelahkan, untuk menggapai-gapai masa depan yang entah mengapa saat itu selalu kita bayangkan buram, kelam seperti koridor fakultas-fakultas menjelang malam. Namun, demikian, Inung, saat ini segalanya tiba-tiba terasa sangat indah -- menjelma degup memburu kala pertama kali kusentuh tanganmu nun pada suatu senja selepas kelas matematik. Segala menjelmakan ketakjuban tak habis-habis pada pesona cinta = kita pernah berhari-hari saling berlomba merumuskan definisi cinta kita kala itu = menjelmakan guratan nuansa yang meski masih terasa perih namun menenteramkan. (Keperihan ini juga pernah kita bayangkan dahulu, sebelum percintaan kita yang panas entah dimana dan akhirnya kita menemukan kenyataan bahwa kita memang bercinta tanpa masa depan dan bukan bercinta pada kealpaan semesta seperti kata penyair itu).&lt;br /&gt;Inung, masih ingat 'kan kata-kata yang sering kita kutip kita berjumpa untuk saling membetulkan letak harapan? Dan kini, harapan yang kita betulkan itu ya tinggal harapan = masa depan itu ternyata telah tiba, dan kita tak pernah bisa beranjak tua dalam kenangan. Artinya, kekasih, kita ternyata tak pernah sampai-sampai, meski kita telah melangkah lebih cepat dan lebih banyak dari yang kita bayangkan dahulu. Kita masih di Tamalanrea menunggu matahari terbenam di pucuk PKM, menikmati semburat merah matahari yang menyiram wajah kita yang bersitatapan. Kita masih disana, berjalan bergegas ke Ramsis untuk sebuah makan siang yang ringkas dan tentu saja murah. Atau berlama-lama di Bamboo House menghitung-hitung kealpaan demi kealpaan yang telah kita ciptakan bersama...&lt;br /&gt;Di Tamalanrea, Inung, waktu ternyata tidak pernah benar-benar beranjak. Dia berhenti di kedalaman hati mengendap bersama kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;orasi, kampanye golput - pemilu 92&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;from my pic archive&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111946182166902272?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111946182166902272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111946182166902272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111946182166902272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111946182166902272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/tamalanrea-makassar.html' title='TAMALANREA, MAKASSAR'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111946168952774880</id><published>2005-06-23T00:34:00.000+07:00</published><updated>2005-06-24T17:44:26.370+07:00</updated><title type='text'>DUNIA INI PANGGUNG SANDIWARA</title><content type='html'>Ya, dunia memang panggung sandiwara. Dan nun dahulu, ketika Republik ini masih dibawah Soeharto, Indonesia adalah sebuah teater besar, dengan pencapaian artistik yang tak ada tandingan. Tragedi dan komedi bergulir mulai dari pabrik arloji di Surabaya dengan lakon Marsinah, sampai kepada sebuah Kongres Kebudayaan. Dan ketika itu, aku menulis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;REKONSTRUKSI MARSINAH&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;perempuan dengan luka bacok di punggung&lt;br /&gt;kamu datang pagi-pagi ke gedung parlemen&lt;br /&gt;dengan wajah desa yang biasa&lt;br /&gt;dengan bedak dan gincu seadanya&lt;br /&gt;kau sampaikan kesahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;namaku marsinah wanita desa&lt;br /&gt;pekerjaanku selain buruh tani&lt;br /&gt;juga buruh sebuah pabrik arloji&lt;br /&gt;gajiku tak cukup tiga kali makan&lt;br /&gt;tidak punya cita-cita dan tujuan hidup&lt;br /&gt;tapi aku mau bertanya :&lt;br /&gt;mengapa bicara jujur bisa dilarang&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada pertengahan bulan juli 1966&lt;br /&gt;mochtar lubis dengan optimis menulis :&lt;br /&gt;"kita menolak usaha-usaha untuk membina di negeri kita satu kekuasaan yang monolitik, yang hendak mencap seluruh bangsa kita dalam satu warna yang dibolehkan oleh pihak yang berkuasa saja, yang hendak memutuskan apa yang baik untuk rakyat tanpa persetujuan para rakyat"&lt;br /&gt;&lt;em&gt;mengapa orang bersuara saja bisa dilarang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tanggal 29 oktober 1993&lt;br /&gt;menteri sekertaris negara moerdiono di depan kongres bahasa indonesia, mengatakan :&lt;br /&gt;"keindonesiaan bangsa dan nusa yang hendak dibangun bukanlah sekadar kelanjutan atau penjumlahan dari kedaerahan yang merupakan unsurnya tetapi merupakan peningkatan, penyempurnaan dan perluasan dan juga koreksi terhadap keterbatasan kedaerahan itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perempuan dengan luka bacok di punggung&lt;br /&gt;kau datang dari jauh ke gedung parlemen&lt;br /&gt;dengan wajah desa yang biasa&lt;br /&gt;menumpang kertas koran yang telah lusuh&lt;br /&gt;kau perkenalkan dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;namaku marsinah wanita desa&lt;br /&gt;sebenarnya, pak parlemen&lt;br /&gt;kalau mau sedikit canggih&lt;br /&gt;addressku di tajuk rencana koran-koran&lt;br /&gt;ayahku padang asri lapangan golf&lt;br /&gt;ibuku kondominium tinggi menjulang langit&lt;br /&gt;dan nanti aku mau jadi yatim piatu saja&lt;br /&gt;tapi aku mau bertanya, wahai, pak parlemen&lt;br /&gt;mengapa orang tidak bisa bilang tidak&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/KAPAI%20KAPAI%20-%202.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid" height="145" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/KAPAI%20KAPAI%20-%202.jpg" width="228" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;pada pertengahan tahun 1964&lt;br /&gt;di serambi belakang instana merdeka&lt;br /&gt;dengan santai sambil meneguk kopi&lt;br /&gt;bung karno bilang kepada cincy adams :&lt;br /&gt;"oleh karena kami masih dalam taraf revolusi ekonomi, aku tidak mengijinkan kritik-kritik yang merusak tentang kepemimpinanku, begitupun aku tidak mengijinkan kemerdekaan pers. tentara manakah yang mengijinkan seorang prajurit menelanjangi jenderalnya di muka umum, hal yang akan menjatuhkan kehormatan dan kepercayaan terhadapnya, saya berpendapat sekarang bahwa saya tidak akan mengijinkan kemerdekaan yang bebas, yang memberikan kebebasan kepada pers untuk membunuh kepala negaranya dengan ditonton oleh seluruh dunia"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa orang bersuara bisa dilarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tanggal 11 juni 1957&lt;br /&gt;di hadapan civitas akademika universitas indonesia&lt;br /&gt;bung hatta bapak bangsa mengatakan :&lt;br /&gt;"apabila membentuk manusia susila dan demokratis yang insyaf akan tanggungjawabnya atas kesejahteraan masyarakat nasional dan dunia seluruhnya, menjadi tujuan utama dari perguruan tinggi, maka titik berat dari pendidikan terletak pada pembentukan karakter, watak. Ilmu dapat dipelajari oleh segala orang yang cerdas dan tajam otaknya, akan tetapi manusia berkarakter tidak diperoleh dengan begitu saja. pangkal dari segala pendidikan karakter ialah cinta kepada kebenaran dan berani mengatakan salah dalam menghadapi sesuatu yang tidak benar. sarjana yang tidak punya karakter, mau saja menerima suatu teori yang bertentangan dengan keyakinan ilmunya karena mendapat tekanan dari atas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“tapi mengapa berbahasa lurus saja bisa dilarang ?”&lt;br /&gt;“dek, marsinah. sini,’tak bilangin.&lt;br /&gt;sini. aku, pak parlemenmu ini, mau bilang&lt;br /&gt;bersuara itu ‘ndak dilarang&lt;br /&gt;tapi ya mbok ditakar&lt;br /&gt;kalau diluar takaran yang memang bisa kena&lt;br /&gt;larangan, pembatasan&lt;br /&gt;tapi yang dilarang itu kan hanya kata-kata&lt;br /&gt;kata yang biasanya dikatakan dengan spontan&lt;br /&gt;kata yang seperti nyanyian&lt;br /&gt;nyanyian yang nyelonong begitu saja&lt;br /&gt;ketika kamu mengguyur air pertama ke kepalamu&lt;br /&gt;di kamar mandi ditemani sikat gigi dan sikat cuci&lt;br /&gt;atau senandung guman ketika kamu&lt;br /&gt;sedang memarut kelapa&lt;br /&gt;itu ‘ndak ilmiah, ‘ndak proporsional&lt;br /&gt;itu lho, dik, yang aku mau katakan&lt;br /&gt;tapi jangan ribut lho&lt;br /&gt;‘ntar pendapatku salah dan kedengaran keluar&lt;br /&gt;aku kan bisa repot”&lt;br /&gt;“tapi, pak, bapak ini sebenarnya siapa ?”&lt;br /&gt;“aku, dik, aku. mosok ‘ndak kenal ?&lt;br /&gt;namaku bento rumah real estate&lt;br /&gt;mobilku banyak harta berlimpah&lt;br /&gt;orang memanggilku boss eksekutif&lt;br /&gt;tokoh papan atas, atas segalanya&lt;br /&gt;asyik…”&lt;br /&gt;“oh, bapak vokalis to pak.”&lt;br /&gt;“bukan, dek, wakil rakyat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih pada tanggal 29 oktober 1993&lt;br /&gt;menteri moerdiono selanjutnya menyatakan,&lt;br /&gt;"mungkin tidak terlalu keliru untuk menyimpulkan bahwa sebagai media ekspresi sesuatu nilai yang dianut, bahasa mempunyai peranan politik yang penting, bukan hanya sekadar sebagai wahana komunikasi politik, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi dan integrasi politik. dan dalam jaman kolonial, bahasa bahkan berfungsi sebagai manifestasi identitas dan garis pembeda yang jelas antara kaum sana dan kaum sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi mengapa di sini hanya berlaku satu bahasa&lt;br /&gt;tak mungkin berbahasa lain&lt;br /&gt;sehingga kata-kata banyak dilarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tanggal 30 desember 1993&lt;br /&gt;harian kompas menulis:&lt;br /&gt;"keterbukaan memang menjadi indikator demokrasi. itu sebabnya keterbukaan kini dilegitimasi sebagai pendorong demokrasi. tapi adakah yang benar-benar berubah, kecuali fakta bahwa kini orang bisa membicarakan segala persoalan – termasuk menyampaikan aspirasi politik – secara lebih terbuka ? apakah ini bukan cuma keterbukaan untuk keterbukaan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perempuan dengan luka bacok di punggung,&lt;br /&gt;marsinah&lt;br /&gt;nasibmu tumpas di tangan majikan&lt;br /&gt;kisahmu tamat di lembaran koran&lt;br /&gt;harapanmu kandas di sajak para penyair&lt;br /&gt;dukamu kikis di spanduk para mahasiswa&lt;br /&gt;tetapi adakah nasibku berubah&lt;br /&gt;marsinah,&lt;br /&gt;sungguh ingin aku katakan&lt;br /&gt;berbahasa yang baik dan benar memang penting&lt;br /&gt;tetapi yang lebih penting&lt;br /&gt;berperilaku yang baik dan benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makassar, 30 Desember 93 / 4 Januari 94&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;memainkan kapai-kapai, arifin c. noer&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;from my pic archive&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111946168952774880?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111946168952774880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111946168952774880' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111946168952774880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111946168952774880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/dunia-ini-panggung-sandiwara.html' title='DUNIA INI PANGGUNG SANDIWARA'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111943784623576736</id><published>2005-06-22T17:56:00.000+07:00</published><updated>2005-06-22T17:57:26.240+07:00</updated><title type='text'>SURAT LAMA UNTUK SHINTA</title><content type='html'>Assalamu Alaikum ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca namamu, aku seperti melihat Shanghai, dengan gugusan gedung bercahaya malam, bergegas gegar menyambut StarBucks dan Motorola -- sementara di lantai bawah gedung-gedung kelabu siang hari, dimainkan musik undergroud (yang paling populer saat ini adalah Placebo dari England dengan lagu antara lain berjudul "Sleeping With Ghost" itu). Aku singgah di sana bulan June, 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya nama, Shinta, dan aku seperti mengenang embun basah Takalala, juga harum ladang tembakau Cabenge, seutas senyum tak habis-habis dari rasa ingin tahu -- kamu juga mendengarkan Diana Krall menyanyikan The Look of Love, bukan? Dan betapa menenteramkan, laiknya RadioHead (lagi-lagi anak Inggris) menyanyikan Paranoid Android (semua lagu-lagu kesukaanku sekarang adalah lagu-lagu Indie = independent = underground = tapi juga memendam paradoks kapitalisme karena semua sampai ke komputerku melalui Microsoft juga). Atau nomor lainnya berjudul High and Dry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan nama itu, hanya itu  yang kemudian menjelma menjadi mile-stones (semacam penanda jejak) dari suatu wilayah samar bernama masa lalu, masa jatuh romantis abis bo (yang ini istilah anak-anak jaman sekarang). Samar, tapi nyata, meski sudah sesamar senja yang luruh di pantai Losari dan payung hitam Rotterdam - bos ini bukan Rotterdam di Deucsth (aku pernah singgah sekian jam di kota ini dalam perjalan ringkas ke Eropa) -- dan "kami akan terus bernyanyi hingga matahari padam, kalau matahari nyala lagi, kami akan tetap bernyanyi" (ini nomor dari Arman Dewarti). Samar, tapi mengasyikkan, membutakan, seperti jangkar labuh kapal-kapal dan aku menemukan rekreasi yang lain lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota-kota, perjalanan-perjalanan, kekasih-kekasih ringkas, Cafe, malam, buku dan dengung Pentium, seperti membangun kesadaran tersendiri bahwa "cinta, memang hanya seutas kata yang menghubungkan produsen dan konsumen" (nah ini kutipan dari sajak hasymi ibrahim hihihihihih). Dan karena itu, kemurnian azali yang selalu dikais habis kawan-kawan untuk menemukan berlian_merah (ini id-ku di yahoo.com) yang bernama nilai-nilai (padahal Bank Danamon sudah mengkampanyekan nilai-nilai yang dianut perusahaan itu dengan TRIP (Tranparency, Responsiveness, Integrity and Professionalism) memang ada di sana, di masa lalu yang jauh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan atas nama "nama" itu pula, aku mengutip Little India, setapak wilayah Singapore dalam sebuah monolog yang ditulis iparku Lily Yulianti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada jiwaku, // tidakkah lebih baik // kau tanam karat ambisimu // bersama rel yang melintasi // pulau, yang terguyur //garam laut?&lt;br /&gt;lalu kau lumasi // gerigi-gerigi otakmu // dengan lelehan bulan // di atas pulau, agar kau tahu // manisnya sebuah keterbatasan&lt;br /&gt;monorail menggilas // rel coklat berkarat // turunlah, wahai jiwaku // pungutlah kebajikan // di dalam cangkang kerang // di sepanjang bujur pantai // sampai habis hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, mengapa semua terpaut pada satu nama, penanda jarak dan waktu, dan aku masih begini = meski perjalanan demi perjalanan aku telah tempuh kemana-mana, berjumpa dengan segala bangsa dan aroma tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Shinta, kalau kamu tanya bunda untuk Bharata, itu jawabannya, untuk sementara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam buat semua kawan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;~ami&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111943784623576736?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111943784623576736/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111943784623576736' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111943784623576736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111943784623576736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/surat-lama-untuk-shinta.html' title='SURAT LAMA UNTUK SHINTA'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111920716670127788</id><published>2005-06-20T01:52:00.000+07:00</published><updated>2005-06-25T02:03:36.883+07:00</updated><title type='text'>DARI BLOG LAMA...INUNG-2</title><content type='html'>Inung, seperti kemarin, hari ini semua berjalan sebagai biasa. Tetapi ada hal yang seharusnya segera engkau ketahui, yaitu bahwa saat ini aku telah kehilangan orisinalitas. Kamu bisa mengatakan bahwa hal itu wajar saja, tetapi bagiku, meski sudah bertahun-tahun perasaan itu mengendon dalam kesadaran, agaknya, baru kali inilah aku membuat pengakuan terbuka soal itu. "Kehilangan orisinalitas, Inung! Sungguh!" Dan kamu tentu sudah bisa membayangkan kehidupan seperti apa yang sedang aku alami saat ini. Aku bergaul di lingkaran para politisi yang dulu amat kita benci itu. Aku memasukinya, seperti sebuah kehendak alam yang tak sanggup ditolak -- meskipun sampai kini aku hanya berada di pinggirannya saja. &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/AMI%20UNTUK%20DEKSTOP.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 189px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 150px" height="172" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/AMI%20UNTUK%20DEKSTOP.jpg" width="220" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dan seperti yang dapat kamu duga, dunia itu adalah dunia yang sesak, dunia yang nyaris tak berjendela yang disekat oleh napsu kuasa dan kepentingan. Dunia yang penuh dengan kepura-puraan dan permainan: "sebuah tata bahasa yang menuntut kita selalu mencari makna yang lain lagi". Di sinilah aku saat ini, dan di sinilah orisinalitas atau kejernihan itu menguap. Sehingga aku selalu tak lupa mengutip Chairil Anwar, kutipan yang sangat engkau sukai dahulu: "dulu memang ada suatu bahan yang bukan dasar perhitungan kini". Inung, ketika kamu bertanya apakah aku berbahagia, maka dengan pongah aku akan selalu menjawab seperti dahulu: "Iya!" Sebab kebahagiaan itu ada di hati, bukan? Yang ingin aku bagi saat ini dan dihari-hari mendatang adalah aku memandang dan mengalami dunia politik itu. Bagaimana aku mengalami semua permainan di sana, proses yang berlansung, bagaimana manusianya, seperti apa perilaku dan kecenderungannya. Sambil terus menerus meneriakkan kata-kata seorang penyair: "aku ingin ruang yang lapang, agar bisa lebih tulus". Nah, Inung... demikianlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;nun dahulu&lt;br /&gt;from my pic archive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111920716670127788?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111920716670127788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111920716670127788' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111920716670127788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111920716670127788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/dari-blog-lamainung-2.html' title='DARI BLOG LAMA...INUNG-2'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111894735497339004</id><published>2005-06-17T01:42:00.000+07:00</published><updated>2005-06-18T01:36:31.656+07:00</updated><title type='text'>SUDUT SEMANGGI - HUJAN BULAN JUNI</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/aami8.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 143px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 101px" height="182" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/aami8.jpg" width="227" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Prince Look&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;from my pic archive&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kepada kawan-kawanku, aku menulis :"Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni," kata penyair itu. "dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu."itulah yang ingin saya tuliskan pertama kali saat naning mengirim address blog ini. "tak ada yang lebih arif, dari hujan bulan Juni. Dibiarkannya yang tak terucapkan, diserap akar pohon bunga itu."(Ini semacan requim untuk mengenang sepanggal waktu yang memadat nun dahulu di SCBD. Atau katakanlah sejenis ziarah yang lain lagi, karena semua sudah lalu. Sebuah upaya menjenguk kembali masa dimana kemarahan dan ketidakpuasan merupakan derajat paling tinggi dalam temperamen hari. Tetapi kita semua sudah ada di sini, bukan? Dan kita sadar untuk menuju.) maka mari : di sudut semanggi hati masing-masing kita melangkah bersama hujan bulan Juni.(mhi = ini inisial yang saya pakai kalau menulis berita dahulu)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111894735497339004?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111894735497339004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111894735497339004' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111894735497339004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111894735497339004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/sudut-semanggi-hujan-bulan-juni_17.html' title='SUDUT SEMANGGI - HUJAN BULAN JUNI'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111894612401634688</id><published>2005-06-17T01:22:00.000+07:00</published><updated>2005-06-20T01:48:25.420+07:00</updated><title type='text'>BLOG LAMA...INUNG-1</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;Inung..... Tak ada senja yang damai bagi kita, nyatanya. Tak ada. Sebab kehidupan sudah demikian rumit untuk bisa dimengerti oleh akal sehat dan kesadaran kita yang amat sederhana ini. Seperti &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/PECI%20AA.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 99px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 118px" height="236" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/PECI%20AA.jpg" width="168" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sering kuceritakan dahulu, ketika kita bersama-sama menelusuri kemuraman senja pantai Losari. Dan masihkah kau dekap boneka pemberian Tuhan itu? Maka begitulah, Inung. Kumulai kembali catatan-catatan tak pernah selesai ini. Semoga kamu selalu sempat membacanya. &lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Moslem Look&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:8;"&gt;from my pic archive&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111894612401634688?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111894612401634688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111894612401634688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111894612401634688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111894612401634688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/blog-lamainung-1.html' title='BLOG LAMA...INUNG-1'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111868060392723930</id><published>2005-06-13T23:36:00.000+07:00</published><updated>2005-06-18T01:25:59.426+07:00</updated><title type='text'>TATAPAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ketahuilah, hanya tatapan mata yang sanggup senantiasa menyatakan isi hati. dan hanya tatapan mata yang senantiasa dapat memberimu isyarat, atau tanda, atau apapun untuk memulai hubungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/animasi-1-1.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 226px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 168px" height="157" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/animasi-1-1.jpg" width="188" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;di sudut, menatap&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.hello.com/" target="ext"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; BACKGROUND: none transparent scroll repeat 0% 0%; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" alt="Posted by Hello" src="http://photos1.blogger.com/pbh.gif" align="absMiddle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111868060392723930?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111868060392723930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111868060392723930' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111868060392723930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111868060392723930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/tatapan.html' title='TATAPAN'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111868005033978759</id><published>2005-06-13T23:27:00.000+07:00</published><updated>2005-06-13T23:59:11.810+07:00</updated><title type='text'>NUN DAHULU</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nun, dahulu, pada waktu yang sudah teramat jauh, aku kerap hadir untuk menyatakan. Menyatakan kehadiran -- sesuatu yang mungkin tidak engkau sadari. Juga sesuatu yang kelak kemudian menjadi bahan bagi kenangan. Semacam titian bagi helai-helai cahaya cinta, membungai kini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/ON%20THE%20SOT.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 99px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 96px" height="138" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/ON%20THE%20SOT.jpg" width="136" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;nun, dahulu, dalam hitam putih&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;a href="http://www.hello.com/" target="ext"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; BACKGROUND: none transparent scroll repeat 0% 0%; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" alt="Posted by Hello" src="http://photos1.blogger.com/pbh.gif" align="absMiddle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111868005033978759?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111868005033978759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111868005033978759' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111868005033978759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111868005033978759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/nun-dahulu.html' title='NUN DAHULU'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111867996424452478</id><published>2005-06-13T23:26:00.000+07:00</published><updated>2005-06-14T00:04:27.126+07:00</updated><title type='text'>PADA APAKAH</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;pada apakah gelombang yang datang tak henti-henti itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;menyandarkan harapannya yang terkulai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/640/HAND%20WRITING-1.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: #000000 1px solid; BORDER-TOP: #000000 1px solid; MARGIN: 2px; BORDER-LEFT: #000000 1px solid; WIDTH: 187px; BORDER-BOTTOM: #000000 1px solid; HEIGHT: 268px" height="320" src="http://photos1.blogger.com/img/294/2633/320/HAND%20WRITING-1.jpg" width="253" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;sesobek kenangan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.hello.com/" target="ext"&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; BACKGROUND: none transparent scroll repeat 0% 0%; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" alt="Posted by Hello" src="http://photos1.blogger.com/pbh.gif" align="absMiddle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111867996424452478?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111867996424452478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111867996424452478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111867996424452478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111867996424452478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/pada-apakah.html' title='PADA APAKAH'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13616148.post-111859969963556191</id><published>2005-06-13T01:07:00.001+07:00</published><updated>2005-10-11T00:06:07.550+07:00</updated><title type='text'>PERMULAAN</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;menulis hal-hal yang baik akan membuatmu lebih baik.&lt;br /&gt;begitulah kata-kata itu menggema dalam pikiran,&lt;br /&gt;ketika catatan-catatan ini bermula&lt;br /&gt;-- sebuah catatan yang hendak mengekalkan kenangan dan&lt;br /&gt;menyusun kemungkinan hari depan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13616148-111859969963556191?l=hasymi27.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hasymi27.blogspot.com/feeds/111859969963556191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13616148&amp;postID=111859969963556191' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111859969963556191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13616148/posts/default/111859969963556191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hasymi27.blogspot.com/2005/06/permulaan.html' title='PERMULAAN'/><author><name>hasymi ibrahim</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03460731974440317560</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
